Kartu Rapor Warga/ Citizen Report Card (CRC)
Oleh Nur Khaerat Nur
Kartu Rapor Warga atau biasa disingkat dengan CRC tercipta dari pengalaman perdana Bangalore di India lalu disebarluaskan ke beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Ukraina, Tajikistan, Ethiopia dan Tanzania. Citizen Report Card ( CRC) adalah alat praktek terbaik secara internasional guna meningkatkan pemberian pelayanan. CRC mengumpulkan umpan balik melalui contoh survei terhadap aspek-aspek kualitas pelayanan yang paling diketahui oleh pemakai, se rta memampukan agen-agen publik agar dapat mengidentifikasi kekuatan maupun kelemahan dalam pekerjaan mereka. CRC berisikan survei yang acak terhadap pemakai jasa publik, serta kumpulan pengalaman para pemakai guna dasar pemeringkatan jasa-jasa tersebut. CRC memfasilitasi prioritas reformasi dan tindakan2 koreksi dengan mengalihkan perhatian pada masalah-masalah yang diungkap. Dengan cara mengumpulkan umpan balik dari warga tentang kualitas dan kecukupan jasa publik dari pemakai yang sesungguhnya, maka CRC memberikan deasar yang tepat serta agenda yang proaktif kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar dapat melakukan dialog guna memperbaiki pemberian layanan umum.
Methodologi CRC menggambarkan tujuan2 sebagai berikut;
- Mengumpulkan umpan balik dari warga/pddk mengenai tingkat kepuasan terhadap layanan yang disediakan oleh berbagai agen pelayanan publik dan juga menyediakan estimasi yang terpercaya atas korupsi dan biaya-biaya terselubung lainnya.
- Melakukan katalisasi warga dn organisasi masyarakat sipil utk menuntut lebih terhadeap akuntabilitas, akses dn ketanggapan dari penyedia layanan.
- Sebagai alat diagnostic bagi penyedia layanan, konsultan eksternal dan analis/pelaku riset untuk memfasilitasi prognosa dan solusi yang efektif.
- Mendorong agen-agen publik utk menerapkan dan melakukan promosi terhadap praktekpraktek yang memudahkan warga, membuat standar kinerja dan memfasilitasi transparansi dalam operasionalnya.
Dalam termin yg lebih praktis, Kartu Rapor Warga (CItizen Report Cards) memberikan masukan2 strategis sebagai berikut;
- Menyediakan standard ukuran terhadap akses kecukupan dan kualitas pelayanan publik sebagaimana dirasakan oleh warga;
- Menyediakan ukuran daripada tingkat kepuasan warga untuk memprioritaskan tindakan2 korektif;
- Menyediakan indikator terhadap permasalahan yag ada dalam penyampaian layanan publik
- Menyediakan estimasi yang dapat diandalkan terhadap korupsi serta biaya-biaya terselubung lainnya;
- Menyediakan mekanisme untuk menjajaki berbagai alternatif warga guna memperbaiki layanan publik.
Mengapa perlu menggunakan Kartu Rapor Keluarga?
CRC merupakan alat yang kuat pada saat digunakan sebagai rencana lokal maupun regional guna meningkatkan layanan. Lembaga-lembaga yang sedang melakukan program untuk meningkatkan layanan dapat menggunakan CRC utk menentukan apakah perubahan-perubahan yang terjadi sungguh diperlukan dan untuk melakukan evaluasi terhadap dampak dari perubahan-perubahan tersebut.
- Sebagai alat diagnostik; informasi kualitatif dn kuantitatif bagi warga ttg standar yang digunakan dan celah-celah yang ada dalam pemberian layanan. Mengukur tingkat kesadaran publik terhadap hak dan tanggungjawab warga.
- Sebagai alat akuntabilitas; dengan mengungkapkan lembaga-lembaga yang bertanggungjawab dalam pemberian layanan belum mencapai apa yang telah ditugaskan atau standar layanan yang diharapkan.
- Sebagai alat acuan; jika dilakukan secara periodik dapat melacak perubahan jalur dlm kualitas layanan, utk kurun waktu yg berjalan. Perbandingan dari temuan2 di CRC akan mengungkapkan perbaikan2 ataupun penurunan dr pemberi layanan.
- Untuk mengungkap biaya-biaya terselubung; umpan balik dari warga dapat mengungkapkan biaya-biaya ekstra, yang melebihi biaya yang ditetapkan pada saat menerima layanan publik. Memberikan informasi mengenai porsi warga yang membayar suap dan juga besarnya bayaran-bayaran tersebut dan memberikan estimasi terhadap sumber daya pribadi yang dibelanjakan untuk mengkompensasi penyediaan layanan yang buruk.
Siapa saja yang dapat menggunakan CRC?
Ada tiga lembaga utama yg umum :
- Organisasi masyarakat sipil (sipil society organization-CSO)
- Badan pemerintahan, apakah itu badan yg terpilih, komite independen ataupun departemen pemerintah dan
- Kosorsium independen (grup), terdiri dr pegawai pemerintaha, perwakilanmasyarakat sipil, akademisi dn media.
Kualitas apa saja yang diperlukan oleh sebuah Lembaga Utama?
Lembaga Utama haruslah :
- merupakan bagian yang kredibel dari kota atau sektor dimana ini akan dimulai
- berkomitmen memperbaiki layanan publik, dalam jangka panjang
- mampu utk menangani pekerjaan lapangan yang berkaitan dengan survei (walaupun berarti tdk hrs dpt melakukannya sendiri) dan menginterpretasi umpan balik yang terkumpul.
- mau untuk membagi temuan-temuan baik yang positif maupun yang negative dan
- berpengalaman atau paling sedikit setuju utk bekerja dgn bebrapa pemangku kepentingan (media, kalangan Organisasi Sipil, pemerintah, dan lain-lain)
Sumber asli tulisan ini: http://foruminfrastruktur.astalog.com/2009/06/01/kartu-rapor-wargacitizen-report-card-crc-oleh-nur-khaerat-nur/