Cit­i­zen Report Card berbeda den­gan “survei umpan balik dari pemakai”  lain­nya, yaitu bahwa  pros­es­nya belum lengkap tanpa dis­em­i­nasi strate­gis yang teren­cana dan upaya advokasi. Dalam banyak hal, sebuah CRC meng­gabungkan beber­apa ilmu penge­tahuan men­ge­nai survei den­gan seni advokasi. Advokasi yang berhubun­gan den­gan CRC jatuh ke dalam dua kategori:

  • Men­guatkan “suara” dari warga. “Suara” men­gacu pada kebu­tuhan dan pen­da­pat dari warga. Suara, berbicara dari sisi permintaan—kelompok warga, komu­ni­tas sipil, media dan kelom­pok ekstern lain­nya yang meng­gu­nakan, atau ingin meng­gu­nakan layanan publik.
  • Meningkatkan “ketang­ga­pan” dari pemer­in­tah akan kebu­tuhan warga. “Ketang­ga­pan” men­gacu pada pener­i­maan penye­dia layanan akan umpan balik ekstern, seba­gaimana didemon­strasikan melalui perubahan-perubahan ter­hadap struk­tur inter­nal, prose­dur dan proses.

Kuncinya adalah den­gan menghubungkan kedua kap­a­sitas kon­sep ini.

Bagian ini mem­ba­has cara-cara meng­gu­nakan hasil temuan CRC untuk mem­per­baiki layanan.  Untuk itu maka bagian ini akan mem­ba­has dua kerangka aksi, yaitu;

  1. Meren­canakan strategi advokasi
  2. Meren­canakan Per­baikan Layanan
Hubungi Kami
Jika anda punya per­tanyaan atau saran ten­tang CRC Method­ol­ogy, baik itu ten­tang imple­men­tasinya maupun masalah-masalah lain, silahkan kir­imkan per­tanyaan anda kepada kami. Silahkan KLIK DI SINI untuk mengisi form kontak
Indonesian CRC Member